"Kita tentunya bersyukur dan apresiasi betul bila diberikan kesempatan masuk kabinet," ujar Setnov ketika datang ke Hari Lahir PKB di Kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016).
Namun Setnov menambahkan bahwa sampai hari ini ia tidak pernag menyodorkan nama dan tidak pernah pula diminta menyodorkan nama-nama kader Golkar ke Presiden. Setnov mengatakan bahwa hal itu adalah hak prerogratif presiden.
"Reshuffle adalah hak prerogratif presiden. Saya percaya presiden telah evaluasi menteri-menterinya. Saya Ketum Golkar beri apresiasi besar dan dengan sabar tunggu karena ini adalah program presiden dalam waktu 3 tahun ini berjalan secara baik," ucap Setnov.
Setnov yang datang bersama Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham kemudian ditanyakan soal rumor sekjennya yang akan masuk dalam skema reshuffle kali ini.
Baca: Golkar tidak melirik Kursi PKB, trus Posisi Menteri apa yang sedang di incar ?
Idrus kemudian berkali-kali memotong pertanyaan wartawan dengan menjawab bahwa dirinya adalah Sekjen Partai Golkar mengisyaratkan bahwa dirinya tidak akan jadi menteri dengan adanya reshuffle.
"Wah, kalo ini sekjen ini satu-satunya bersama saya," kata Setnov. Keduanya pun berjalan sambil tertawa.(detik.com)
Baca Juga :
Loading...
loading...

Post a Comment