Sesudah lakukan riset lebih lanjut, nyatanya radiasi itu berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'bah. Yang mengejutkan yaitu radiasi itu berbentuk infinite (tak berbuntut), hal ini terbuktikan saat mereka mengambil photo planet Mars, radiasi itu masih tetap berlanjut selalu. Banyak peneliti Muslim meyakini kalau radiasi ini miliki ciri-ciri serta menghubungkan pada Ka'bah di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah pada kutub utara serta kutub selatan, ada satu ruang yang bernama Zero Magnetism Ruangan, ini mengandung arti jika kita keluarkan kompas di ruang itu, jadi jarum kompas itu tak lagi bergerak sekalipun lantaran daya tarik yang sama besarnya pada ke dua kutub.
Tersebut pemicunya bila seorang tinggal di Mekah, jadi ia bakal hidup lebih lama, lebih sehat, serta sedikit dipengaruhi banyaknya kemampuan gravitasi. Oleh maka itu lah saat kita mengitari Ka'bah, jadi seakan-akan diri kita di-charged lagi oleh satu daya misterius serta ini yaitu realita yang sudah dibuktikan dengan cara ilmiah.
Riset yang lain mengutarakan kalau batu Hajar Aswad adalah batu tertua didunia dan dapat mengambang di air. Di satu musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut (dari Ka'bah) serta pihak musium juga menyampaikan kalau bongkahan batu-batu itu
bukanlah berasal dari system tata surya kita.(okezone)
Baca Juga :
Loading...
loading...

Post a Comment